Pentingnya Memiliki Jurnal Diary Trader

Pada dasarnya, tidak ada satu orang pun yang bisa sempurna dalam trading. Pengalaman dan jam terbang adalah dua hal yang membentuk keahlian seorang trader forex. Kinerja mantap juga dibarengi dengan kedisiplinan dalam merekam aktivitas perdagangan. Mereka yang ahli dalam bidang ini terbiasa untuk mencatat dan melakukan review atas setiap perdagangan yang telah mereka lakukan.

Mirip seperti buku harian, dalam jurnal tersebut terekam semua aktivitas perdagangan. Boleh dibilang catatan ini menjadi faktor penentu apakah seseorang akan secara konsisten meraup untung atau justru terus merugi. Bahkan, sebuah diary trader dapat meningkatkan performa si pemilik buku, jauh lebih efektif dibandingkan software analisis atau seminar apa pun.

Lalu, mengapa buku harian aktivitas bisnis ini perlu? Mari simak penjelasan berikut ini.

3 Alasan untuk Mencatat

Alasan berikut ini meyakinkan Anda mengapa membuat catatan setiap perdagangan forex sangat dianjurkan.

Ingatan manusia terbatas

Sudah terlalu banyak hal yang harus Anda ingat sehari-hari, bukan? Jangan tambahkan itu dengan detail kecil seputar transaksi yang baru saja dilakukan. Belum lagi soal grafik yang naik turun, angka-angka, hingga kondisi yang membuat Anda mengambil tindakan. Mencatat setiap rinciannya akan memudahkan Anda belajar di kemudian hari.

Mengurangi kesalahan

Sering terjadi kesenjangan antara apa yang kita pikir akan dilakukan dan apa yang kita lakukan sesungguhnya saat bertransaksi. Mencatat akan membantu Anda untuk tetap pada rencana atau sistem trading yang sudah ada.

Tindakan preventif

Pencatatan rapi akan membantu Anda mengenali metode trading yang dilakukan selama ini. Dengan melakukan review dan mengevaluasi semua langkah dan keputusan yang pernah diambil, Anda terhindar dari perilaku impulsif dan pengambilan keputusan secara acak atau serampangan, dua hal yang harus dihindari saat melakukan trading forex.

3 Hal Penting untuk Dicatat

Boris Schlossberg dalam Investopedia1 membeberkan rahasia diary trader, apa saja sih yang sebenarnya perlu dicatat dalam jurnal tersebut?

Apa yang Anda perdagangkan dan alasannya

Setiap keputusan yang diambil pasti dilandasi oleh sebuah alasan, bisa yang bersifat teknis maupn fundamental, atau keduanya. Sinyal yang muncul mungkin mendorong Anda untuk segera masuk dan menentukan apakah akan membeli atau menjual.

Ambil catatan dan tulis detail kondisi saat itu beserta alasan Anda melakukan tindakan pembelian/penjualan tersebut. Sekalipun Anda melakukannya karena bosan atau sekadar menghabiskan waktu, Anda tetap bisa menuliskan apa saja konsekuensi dari tindakan itu, berikut fakta pendukung lain. Hal ini akan berguna ketika Anda menemukan situasi serupa.

Ketahui kapan harus berhenti dan alasannya

Ada banyak trader yang melakukan aktivitas bisnis ini tanpa berpikir lebih dulu alias impulsif. Mereka kerap tidak tahu di mana harus masuk untuk mengambil untung atau kapan waktu tepat harus keluar begitu perdagangan berbalik arah.

Pencatatan yang rinci perihal titik penghentian atau limit tertentu akan membantu Anda merencanakan tindakan berikutnya. Tentu saja termasuk aneka kemungkinan yang bisa terjadi. Begitu ia melakukan analisis pascaperdagangan, ia bisa memetik pelajaran dari keputusan tersebut, serta bersikap lebih disiplin pada trading selanjutnya.

Sesuai rencana atau tidak?

Sebaik-baiknya sebuah rencana, kadang tak semua sering berjalan semestinya. Dalam perdagangan forex, sering muncul kesenjangan antara pengaturan perdagangan pada grafik, kondisi yang diprediksi oleh perangkat lunak serta kenyataan di lapangan. Membandingkan apa yang direncanakan dengan kenyataan membantu Anda mengenali kekuatan dan kelemahan diri, sehingga kinerja Anda untuk jangka panjang pun terus meningkat.

Catatan Sebelum, Selama, dan Sesudah Trading

Diary trader haruslah berisi tiga bagian ini: sebelum, selama, dan setelah trading dilakukan. Dengan mencatat setiap pemikiran, kejadian, dan detail lainnya, Anda bisa memperoleh gambaran besar yang mendorong kinerja perdagangan tersebut.

Sebelum perdagangan dimulai, Anda harus mencatat bagaimana analisis pasar dan pengaturan seperti apa yang hendak dicari. Jangan lupa, pengaturan itu harus selaras dengan rencana trading Anda. Jadi, carilah pengaturan yang sekiranya potensial menurut pendekatan Anda.

Selama dan sesudah trading, Anda perlu mencatat data yang relevan dan grafik perdagangan saat itu. Terus lakukan ini setiap melakukan trading. Setelah Anda konsisten membuat catatan tersebut, kini waktunya melakukan review dan meningkatkan hasil perdagangan Anda.

Kesimpulan

Diary trader sangat membantu dalam menemukan keunggulan Anda, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan Anda, serta meningkatkan hasil trading pada waktu berikutnya. Tidak pernah ada jalan mudah untuk sukses meraih sesuatu, termasuk dalam industri forex. Jalan terjal menuju perdagangan yang menguntungkan justru diawali oleh satu langkah sederhana: mencatat setiap hal yang Anda pikirkan, rencanakan, dan lakukan secara konsisten.

Referensi

1 Boris Schlossberg. “Lessons From A Trader’s Diary.” Investopedia. https://www.investopedia.com/articles/trading/06/tradersdiary.asp (diakses 4 Oktober 2018).

Daftar Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *